Lafadz "Fulaan bin Fulaan" harus diganti dengan nama asli mayit dan nama ayahnya. Misal: Yaa Ahmad bin Abdullah .
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ... وَمَا الحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الغُرُوْرِ bacaan talqin mayit arab
Before reading the text, please note the following etiquette: Lafadz "Fulaan bin Fulaan" harus diganti dengan nama
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. perhatikan tata cara berikut:
"Semoga Allah meneguhkanmu dengan ucapan yang teguh. Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat." Tata Cara Singkat:
Talqin biasanya dimulai dengan kalimat tauhid dan potongan ayat Al-Qur'an tentang hakikat kematian.
Agar bacaan talqin ini sah secara sunnah, perhatikan tata cara berikut:
Vous ne trouvez pas ce que vous recherchez ?